05 April 2008

Kim Jong-II, Diktator Negara Miskin yang Bergaya Hidup Mewah

Sosok misterius yang koleksi 16 KA Pribadi
Pandangan terhadap sosok Kim Jong il, 64, di dalam dan luar negeri hampir bertolak belakang. Pria gemuk pendek yang selalu berseragam warna abu-abu itu memang kepala negara yang paling misterius di dunia. Di mata rakyatnya, dia adalah panutan dan perintahnya tak bisa dibantah. Sementara di peta politik internasional, pria yang memiliki gaya khas rambut disasak dan berkaca mata tebal itu, dituding sebagai biang kekacauan global.

Sejak naik ke tampuk kekuasaan pada 1994 setelah ayahnya, Kim Il Sung, yang juga pendiri negara komunis Korut wafat, Kim kerap dicemooh di mana-mana karena mengenakan setelan celana terusan berwarna kaki, sepatu berhak tinggi, dan rambut ditata menggelembung, hanya agar tubuhnya terlihat lebih tinggi.

Kendati bergaya flamboyan, Kim adalah seorang penyendiri. Ia jarang meninggalkan kediamannya, dan lebih cenderung bepergian memakai kereta api mewah yang dilengkapi akses internet via satelit ketimbang dengan pesawat terbang.

Dalam keretanya juga siap ribuan botol anggur kelas satu dari Prancis, serta kolam khusus lobster hidup yang selalu siap disantap dengan stik dari perak murni jika sang tuan menghendaki. Seorang koki khusus dari Italia didatangkan untuk menyajikan Pizza rasa asli dalam kondisi hangat. Karena itu, muncul pertanyaan, bagaimana hidup Kim setelah embargo barang mewah jadi diberlakukan atas Korut ?

Bertil Lintner, pengarang buku "Great Leader, Dear Leader: Demystifying North Korea Under the Kim Clan." Menduga gaya hidup Kim tidak akan banyak terpengaruh meskipun embargo dunia diberlakukan. "Jaringan rahasia Korut di perdagangan internasional akan menemukan cara bagaimana menyiasati larangan masuk ke Korut. Sushi dan sirip ikan hiu dari Jepang tetap akan tersaji di meja Kim," ujarnya.

Konstantin Pulikovsky, mantan duta besar Rusia di Korut yang menulis buku "The Orient Express,", menceritakan Kim memiliki 16 kereta pribadi. "Suatu ketika kereta Kim berhenti di kota Siberia, penyebabnya Kim menolak hidangan Rusia karena dia tidak menemukan mentimun dari Bulgaria yang seharusnya selalu ada dalam menu otentik," cerita Pulikovsky.

Selain cerita gaya hidup mewah, sosok Kim juga dikenal dengan sikap tangan besi dalam memanfaatkan kekuatan rezimnya untuk melindas perlawanan. Ribuan tahanan politik diyakini kini masih mendekam di kamp-kamp yang kondisinya memprihatinkan. Keseluruhan keluarga, bahkan anak-anak, ikut dipenjarakan atas kejahatan yang didakwakan kepada kerabat mereka.
Sebelum naik ke puncak kekuasaan, Kim diyakini mendalangi pengeboman pesawat Korea Selatan pada 1987 dan aksi teror bom di Myanmar pada 1983 yang menewaskan 17 pejabat Korsel.

Meskipun demikian, pemimpin Korea Utara yang cenderung bertingkah di luar kelaziman ini juga dianggap sebagai sosok cerdas, lihai, sekaligus licik Klaim uji coba nuklir Korut, adalah manuver terakhir dari strategi Kim untuk tetap menggetarkan musuh-musuhnya dengan meningkatkan ketegangan dan menyulut kekhawatiran atas kemungkinan meletupnya konflik di Asia.

Dalam pikiran Kim, bom nuklir adalah satu-satunya cara untuk memastikan tidak ada "peristiwa-peristiwa patung Saddam" di Pyongyang. Kim juga ingin Korut dipandang sebagai anggota sah dari komunitas internasional dan untuk memenangkan kesepakatan-kesepakatan bantuan dan perdagangan, yang niscaya dapat membantu menolong rakyatnya keluar dari tekanan ekonomi dan kemiskinan, sekaligus mendongkrak popularitas rezimnya.

Apapun yang dilakukan Kim, rakyat Korut tetap melakukan kultus individu kepadanya. Gambar-gambarnya dipasang di seluruh gedung dan rumah. Saat bencana banjir terbesar melanda Korut akhir tahun lalu, puluhan orang dilaporkan meninggal hanya gara-gara menyelamatkan foto Kim. Media milik pemerintah juga hampir setiap hari melaporkan tulisan-tulisan Kim.

Sebenarnya, Pyongyang sudah sepakat dalam perundingan internasional pada September 2005 lalu, untuk menghentikan program nuklirnya yang dipertukarkan dengan jaminan keamanan dan bantuan. Tetapi negosiasi hingga kini mandeg.

Kesepakatan pertukaran program nuklir dengan bantuan internasional itu dicapai sesaat setelah Washington melancarkan kampanye besar-besaran untuk memangkas koneksi Korut dengan sistem keuangan internasional, dengan menuduh Pyongyang terlibat pemalsuan uang dan money laundering.

Ternyata, AS belakangan menolak mencabut larangan-larangan yang diberlakukannya meski sudah tercapai kesepakatan dengan Pyongyang pada September 2005. Hal ini sangat menyulitkan bagi Kim untuk memanjakan elite-elitenya dengan berbagai macam hadiah dari luar negeri. Akibatnya, Kim menghadapi potensi ancaman pada kekuasaannya dari sekutu-sekutu terdekatnya.

Kim pun kembali memanas. Ia menggelar uji coba rudal-rudalnya pada bulan Juli yang tidak menyebabkan kerusakan apa pun karena jatuh ke perairan di pantai timur. Uji coba rudal tersebut menyulut kecaman internasional. Lantas awal pekan ini, Pyongyang mengklaim berhasil menggelar uji coba nuklirnya.

Sepertinya, hanya dengan nuklir Kim ingin musuh-musuhnya kembali membuka negosiasi dengannya. Posisi strategis Korut yang menjadi tameng Tiongkok dari potensi keamanan AS yang bermarkas di Korsel, juga diperhitungkan Korut. Sejauh ini, taktik Kim belum meleset.
AS yang bereaksi sangat keras terhadap Iran yang baru membangun reaktor nuklir, ternyata melempem saat menghadapi Korut yang jelas-jelas sudah meledakkan bom nuklirnya. Rancangan resolusi terbaru yang disusun AS menyebutkan, aksi militer dikeluarkan dari draf dalam upaya meredakan kekhawatiran China dan Rusia mengenai kemungkinan aksi militer. (ap/afp/bbc)

Tidak ada komentar: